Breaking Posts

6/trending/recent
Type Here to Get Search Results !

Teaching With Love: Dalam Pembentukan Karakter Murid


Judul buku: Teaching With Love: Dalam Pembentukan Karakter Murid

Penulis           : Kusdar Yuni, S.Pd

Penerbit         : Pustaka Artaz

Cetakan I       : Juni 2026

Halaman        : xvi + 106

ISBN               : 978-634-0000-00-0

Harga              : Rp

 

Buku ini disusun sebagai panduan konseptual dan praktis bagi para pendidik yang ingin mengimplemen-tasikan pendekatan berbasis kasih sayang dan logika dalam pembentukan karakter peserta didik. Mengacu pada prinsip “Love and Logic” dari Charles Fay dan Jim Fay, serta diperkaya dengan perspektif pendidikan karakter, psikologi perkembangan, nilai-nilai kearifan lokal, dan semangat pendidikan yang memanusiakan manusia, buku ini membahas secara komprehensif mulai dari paradigma baru pendidikan abad ke-21, teknik mengajar dengan empati dan ketegasan, strategi implementasi di kegiatan pembuka, inti, dan penutup pembelajaran, penanganan perilaku menantang, studi kasus reflektif, hingga pembangunan budaya sekolah yang restoratif dan humanis. Setiap bab dirancang tidak hanya untuk dipahami secara teoretis, tetapi juga untuk langsung dipraktikkan dalam dinamika kelas yang sesungguhnya.

Buku ini ditujukan bagi guru, tenaga kependidikan, mahasiswa kependidikan, kepala sekolah, serta orang tua yang ingin memahami bagaimana kasih sayang yang terstruktur dan konsekuensi logis dapat menumbuhkan disiplin internal, tanggung jawab, kejujuran, empati, kerja sama, kemandirian, dan ketangguhan pada diri murid. Pendidikan karakter bukanlah proyek jangka pendek, melainkan investasi jangka panjang yang membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan keteladanan. Guru bukan sekadar penyampai materi, melainkan arsitek karakter dan kurikulum hidup yang dibaca murid setiap hari.

Di era yang bergerak begitu cepat ini, era industri 4.0, kecerdasan buatan, dan disrupsi yang tak terduga, kita kerap tergoda untuk memaknai keberhasilan pendidikan semata dari angka, peringkat, dan kompetensi teknis. Namun izinkan saya bertanya: apakah kita pernah mengukur seberapa besar cinta yang mengalir dalam proses belajar mengajar kita?

Pengalaman penulis bertahun-tahun di dunia pendidikan kejuruan semakin memperkuat keyakinan ini bahwa karakter seorang murid tidak dibangun oleh ceramah semata, melainkan oleh keteladanan yang hidup. Ia tidak lahir dari kekerasan atau tekanan, melainkan dari kepercayaan dan kasih sayang yang tulus. Murid yang merasakan dirinya dicintai, dihargai, dan dipercaya oleh gurunya akan tumbuh bukan hanya menjadi pribadi yang kompeten, tetapi juga manusia yang bermartabat.

Di sinilah kekuatan buku ini. Sehingga kalangan pendidik patut membaca buku ini. Sehingga menjadi bekal untuk menghadapi murid-murid dengan beragam tingkah polahnya. Selamat.

 

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.