Judul : Prangko dan Filateli (Kumpulan Tulisan 1987-2025)
Penulis : Armaidi Tanjung, S.Sos., M.A
Pengantar : Dr. Fadli Zon (Ketua Umum
PP PFI/Menteri Kebudayaan RI)
Penerbit : Pustaka Artaz
Anggota IKAPI :
038/SB/2023
Cetakan I : Maret 2026
Halaman :
x + 196
ISBN : : 978-634-7390-00-0
Harga : Rp
Prangko
sering kali dipandang sebagai benda kecil yang remeh, hanya sekadar alat pembayaran pengiriman surat, penanda administrasi,
atau barang koleksi yang disimpan rapi di album-album filateli. Akan tetapi sesungguhnya, di balik
ukurannya yang mungil, prangko menyimpan cerita besar tentang zaman, identitas,
ingatan kolektif, dan perjalanan sebuah bangsa.
Buku
Prangko dan Filateli (Kumpulan Tulisan 1987-2025)
ini menghadirkan kumpulan
tulisan, berita yang ditulis dan berita penulis
sendiri yang terkait dengan filateli dan prangko di sejumlah surat kabar dan
media online. Tulisan dan berita tersebut dimuat sejak pertama kali tulisan
bertemakan prangko dan filateli tahun 1987 hingga yang terakhir tahun 2025.
Memang dalam rentang waktu yang cukup panjang—dari tahun 1988 hingga 2025—yang merekam
perubahan cara pandang, semangat, dan kegelisahan penulis terhadap dunia
filateli. Tulisan-tulisan ini tidak hanya berbicara tentang prangko sebagai
objek koleksi, tetapi juga sebagai medium kebudayaan, arsip visual, dan saksi
sejarah sosial-politik.
Buku ini terdiri dari lima bagian. Bagian
I: Prangko, dari Sejarah Hingga Penerbitan ada
15 tulisan. Bagian II: Filateli, Filatelis dan Upaya Pengembangannya ada 9
tulisan. Bagian III: Serba Serbi
Prangko dan Filateli, ada 6 tulisan. Bagian IV: Lomba
Karya Tulis Filateli II/1988 ada dua tulisan. Bagian V: Berita dan Aktifitas Perkumpulan Filatelis, ada 12 berita.
Melalui buku
ini, pembaca diajak menelusuri prangko sebagai “teks kecil” yang memuat narasi
besar: tentang peristiwa nasional, tokoh-tokoh penting, nilai-nilai kebangsaan,
hingga dinamika komunikasi manusia sebelum era digital mengambil alih
ruang-ruang surat-menyurat. Filateli, dalam konteks ini, tidak lagi sekadar
hobi, melainkan cara membaca dunia dengan kesabaran, ketelitian, dan rasa
hormat pada jejak masa lalu. Juga sejumlah
kegiatan yang dilaksanakan oleh Perkumpulan Filatelis Indonesia yang pernah
diikuti dan dilakukan oleh Penulis.
Kekuatan buku
ini terletak pada kejujuran pengalaman dan konsistensi minat penulis yang
terjaga selama puluhan tahun. Ia memperlihatkan bagaimana kecintaan pada
prangko dapat bertumbuh, berubah, namun tetap relevan di tengah arus zaman yang
bergerak cepat. Tulisan-tulisan yang dikumpulkan di sini menjadi bukti bahwa
filateli masih memiliki ruang penting sebagai sarana pendidikan, refleksi
sejarah, dan pemeliharaan ingatan kolektif.
Buku ini layak dibaca oleh filatelis pemula, pemerhati prangko dan filatelis, pendidik, pemerhati pendidikan, dan pembaca lainnya yang ingin mengetahui seluk beluk prangko dan
filateli tidak hanya sekedar hobi.
