Judul buku: Keindahan Minangkabau Dalam Lukisan dan Puisi - The Beauty Of Minangkabau in Paintings and Poems
Puisi Dwibahasa
Berdasarkan 50 Lukisan Terpilih karya Minda Sari - Bilingual Poem of Minda Sari’s 50 Selected
Paintings Indonesian-English
Penulis :
Ramli Djafar
Penerjemah :
Leni Marlina
Penerbit : Pustaka
Artaz Kerja Sama DPD Satupena Sumatera Barat
ISBN :
978-634-000-00-0
Halaman : xxiv + 184
Harga : Rp
Lukisan merupakan perwujudan
imajinasi seorang pelukis yang diekspresikan melalui goresan, sketsa, citra,
hingga karya yang utuh di atas kanvas. Ia dapat lahir dari perjumpaan langsung
dengan realitas yang kasatmata, atau tumbuh sepenuhnya dari lanskap batin sang
seniman. Minda Sari, pelukis perempuan senior asal Sumatera Barat, menghadirkan
keseluruhan spektrum tersebut dalam karya-karyanya. Lukisan-lukisannya muncul
dari beragam objek, sekaligus dari garis-garis spontan yang terlahir dari
sapuan kuas, kilau warna-warna yang hidup, serta jejak sketsa sebagai wujud nyata
dari imajinasi yang tak pernah berhenti menawarkan kemungkinan-kemungkinan baru
untuk dibentuk menjadi rupa.
Sebagai penyair, Ramli Djafar
berupaya menangkap ekspresi yang tersirat dalam lukisan-lukisan tersebut ke
dalam kata-kata, agar dunia visual Minda Sari dapat ditafsirkan dan dinikmati
oleh khalayak yang lebih luas. Puisi-puisi yang tersaji dalam buku ini tentu
masih jauh dari sempurna, namun diharapkan dapat menjadi penuntun yang lembut
bagi pembaca untuk mendekati, memahami, dan mengapresiasi karya-karya lukisan
yang mengilhaminya.
Ranah Minang dengan bentang
alamnya yang memukau, kekayaan budaya, serta adat istiadat yang terus
menghidupi keseharian masyarakat Minangkabau, bergema kuat dalam puisi-puisi
yang lahir dari lukisan-lukisan ini. Kumpulan puisi ini juga merajut Bahasa
Indonesia dan Bahasa Inggris secara berdampingan, dengan harapan keindahan
Ranah Minang dapat menjangkau ruang yang lebih luas, melampaui batas-batas
bahasa.
Kali ini Ramli telah
menciptakan puisi-puisi yang indah berdasarkan lukisan Mindasari. Seorang
pelukis senior Sumatra Barat. Karyanya sudah bertebaran di rumah- rumah
pencinta lukisannya bahkan ketika pameran lukisan di Taman Mini Indonesia
Indah, Jakarta 2024, lukisannya sempat dibeli Denny JA. Seorang penghayat
kehidupan yang juga seorang pengusaha, penulis, penggagas puisi esai , penerima
penghargaan Sastra Inovasi BRICS 2025 dan pemilik Lembaga Survey yang sangat
monumental. Tentu sebuah kebanggaan tersendiri bagi Mindasari.
Buku puisi ini juga
menunjukkan kemampuan Ramli Djafar dan Mindasari dalam menggambarkan emosi dan
perasaan manusia, dengan segala kompleksitas dan kesederhanaannya. Ia membawa
kita ke dalam dunia yang penuh dengan cinta, kehilangan, harapan, dan impian,
di mana kita dapat menemukan diri kita sendiri dalam keindahan dan keagungan
jiwa manusia.
Seni lukis Mindasari yang
indah dan terjemahan Leni Marlina yang akurat menambahkan keindahan dan
keagungan buku puisi ini. Mereka membawa kita ke dalam perjalanan ke dalam jiwa
Minangkabau, di mana kita dapat menemukan keindahan dan keagungan yang tak
terbatas.
Buku ini memang hasil kerja
kolaboratif yang apik. Hal ini menunjukkan bahwa ternyata Seniman bisa kerja
kolaborasi, kreatif dan saling mendukung. Ini tentu saja membuat saya
bergembira karena menunjukkan moto Satu PenaSumbar terbukti baik bahwa
"Mandiri berkarya, tampil kolaborasi* adalah sebuah keniscayaan.
Kolaborasi adalah ungkapan yang saling mengapresiasi.
Ini contoh dari kolaborasi
yang sukses antara senirupa, bahasa dan sastra.
